Malang, 20 Juli 2025 – Kegiatan sederhana dapat membawa dampak luar biasa terhadap kualitas hubungan antara ibu dan anak. Momen tersebut hadir dalam kegiatan kolaboratif antara LKSA Harapan Ummat (Harum) dan Project E by Harmoni Resto dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025.
Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Harum ini diikuti oleh anak-anak dari Sanggar Anak Harum dan para ibu dari Sanggar Bunda. Mengangkat tema kasih sayang antara ibu dan anak, seluruh rangkaian acara dirancang untuk mendorong terbentuknya kelekatan emosional yang sehat, yang menjadi fondasi penting dalam proses tumbuh kembang anak.
Aktivitas yang Dirancang dengan Tujuan Edukatif dan Emosional

Kegiatan inti berupa sesi menghias pigura bukanlah sekadar aktivitas kreatif. Dalam pendekatan psikologi keluarga, kegiatan seperti ini merupakan metode efektif untuk membangun bonding secara alami. Saat ibu dan anak difoto bersama, lalu menghias pigura untuk foto tersebut, mereka tidak hanya berkreasi, tetapi juga saling memperhatikan, bekerja sama, dan berbagi ruang emosional yang hangat.
Lebih jauh lagi, sesi menulis doa dan harapan satu sama lain menstimulasi anak untuk mengenali perasaannya serta belajar mengekspresikan cinta dalam bentuk yang positif. Bagi para ibu, kegiatan ini menjadi momen reflektif—untuk menyadari kembali bahwa komunikasi emosional sangat penting dalam pengasuhan.
Suasana Interaktif dan Momen Simbolik

Setelah sesi menghias, kegiatan dilanjutkan dengan ice breaking yang dirancang untuk memperkuat kekompakan ibu dan anak melalui permainan ringan. Dari sudut pandang konselor, interaksi ini memperkuat kelekatan melalui stimulasi positif yang menyenangkan. Anak-anak tidak hanya terhibur, tetapi juga mendapatkan penguatan hubungan yang sehat dengan ibu mereka.
Penyerahan pigura secara simbolis kepada setiap pasangan menjadi penegasan dari nilai kebersamaan yang dibangun sepanjang kegiatan. Hal ini kemudian ditutup dengan pemberian apresiasi kepada anak-anak, penyampaian kesan-pesan dari peserta, doa bersama, serta dokumentasi sebagai bentuk penghargaan atas keterlibatan semua pihak.
Pembelajaran Penting bagi Penguatan Keluarga
Sebagai pendamping di Sekolah Parenting Harum, saya menyaksikan betapa pentingnya ruang aktualisasi seperti ini untuk para ibu. Melalui kegiatan bersama anak, para ibu belajar mengintegrasikan teori pengasuhan ke dalam pengalaman nyata. Mereka tidak hanya memahami konsep kelekatan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam interaksi sehari-hari.
Kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa pengasuhan yang baik tidak harus rumit. Yang dibutuhkan adalah waktu berkualitas, perhatian penuh, dan kesediaan untuk hadir secara utuh di hadapan anak. Dari sisi perkembangan anak, pengalaman seperti ini menjadi memori emosional yang akan membentuk konsep diri dan rasa aman dalam relasi sosial mereka ke depan.
Apresiasi atas Kolaborasi
Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, khususnya kepada tim Project E by Harmoni Resto yang telah mendukung penuh terselenggaranya acara. Kolaborasi ini mencerminkan kesadaran bersama bahwa membangun generasi emas Indonesia 2045 harus dimulai dari penguatan unit terkecil: keluarga.
Semoga kegiatan serupa terus menjadi bagian dari upaya kolektif kita dalam menyediakan ruang tumbuh yang sehat, positif, dan penuh cinta bagi anak-anak Indonesia.

